Perkenalkan Klinik Umum, PKBI Layani Pengobatan Gratis

Krapyak (6/2), menggenapi sarana kesehatan yang sudah ada di Perkumpuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jateng  berupa Klinik Warga Utama khusus Klinik Kesehatan Reproduksi dan KB, maka sejak 6 Pebruari 2017 telah diperkenalkan dan dibuka untuk masyarakat berupa Klinik Kesehatan Umum yang menangani layanan kesehatan. Klinik yang beroperasi setiap hari Senin-Sabtu buka pk. 07.00 – 12.00 dan pk.16.00-21.00 WIB bertempat di Jalan Jembawan Raya no. 8-12 Semarang, dilayani oleh 2 dokter dan 2 perawat yang bertugas bergantian. Dokter Dian Mustika dan Dokter Desi Marshandianty Siregar serta perawat Siti Khoiriyah dan Andah Septianingrum siap melayani kesehatan bagi masyarakat yang berobat. Selain pemeriksaan juga disediakan obat dan sarana laboratorium sederhana guna memenuhi standart kesehatan.

Ruang tunggu periksa yang bernuansa hijau dan mebelair berwarna kuning serta keramahan  petugas pendaftaran akan membuat suasana nyaman bagi para penderita. Selain itu juga tempat parkir yang luas akan memudahkan pengantar pasien yang berobat.

Klinik pengobatan umum Warga Utama PKBI Jateng telah direncanakan cukup matang mengingat kebutuhan layanan kesehatan di sekitar Kelurahan Kalibanteng Kulon cukup terbatas. Keputusan membuka klinik umum merupakan rencana PKBI Jateng yang cukup lama berdasarkan pengamatan dan kebutuhan masyarakat sekitar tegas; Elisabet SA. Widyastuti M.Kes selaku Direktur Eksekutif PKBI Jateng.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tetap sehat dan menjaga kesehatan serta keselamatan dari ancaman cidera dan sakit yang disebabkan oleh lingkungan cuaca dan musim ditempat tinggal dan rumah tangga; PKBI telah menyelenggarakan Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan dalam Rumah Tangga. Pada saat itu telah dibagikan kupon periksa gratis melalui kader kesehatan RW, kupon yang telah dibagikan kepada warga tersebut telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memeriksakan diri di Klinik Umum Warga Utama PKBI Jateng.

Ibu Musinah (70 th), saat ditemui ketika periksa di Klinik mengungkapkan rasa senangnya karena sudah beberapa hari ini sakit batuk dan pilek serta kakinya yang cidera karena jatuh dari tangga belum sempat diperiksakan, hanya diurut oleh tukang pijet. Selain dekat dengan rumah juga diharapkan biaya pengobatan ke depannya sangat terjangkau oleh masyarakat sekitar bagi yang tidak mempunyai Askeskin maupun BPJS.

Sementara Ibu Nina yang diantar oleh suaminya juga berkesempatan untuk memanfaatkan kupon periksa gratis yang dibagikan kepada warga se Kelurahan Kalibanteng Kulon yang terdiri dari 5 RW sebanyak 200 kupon. Ia berharap sakitnya bisa sembuh setelah memeriksakan diri di Klinik Umum PKBI Jateng. Klinik pengobatan umum Warga Utama PKBI Jateng diharapkan akan menjadi pilihan bagi masyarakat khususnya Kelurahan Kalibanteng Kulon pada khususnya dan masyarakat Semarang Barat pada umumnya. ***antonius jhe saksono

Sebarkan

Tinggalkan Komentar