Prihatin Kondisi Anak Rumpin, Yayasan Mardi Waluyo Sumbang Alat Tulis

Pungkuran (26/8), Yayasan Mardi Waluyo yang diketuai oleh Kastri Wahyuni bersama 10 orang anggotanya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Rumah Pintar Bangjo PKBI Jateng. Kunjungan yang kali ini merupakan kunjungan rutin dalam rangka menyerahkan bantuan berupa alat tulis, alas karpet dan uang tunai sebesar 3 juta rupiah.

Bantuan yang diterima langsung oleh Koordinator Rumpin BangJo Vivi Maryati di Jalan Pungkuran no. 403 Semarang ini diharapkan dapat membantu sarana kebutuhan sehari-hari dalam proses belajar mengajar bagi siswa dan relawan Rumpin yang mendampinginya. Saat ini tercatat sebanyak 70 anak Pasar Johar dan sekitarnya yang menggunakan sarana belajar di Rumpin. Mereka rata-rata anak usia dini, KB-TK dan SD serta SMP, namun demikian karena mereka harus membantu orang tua mereka mencari uang dengan berbagai kegiatan diseputar Pasar Johar, maka mereka baru bisa belajar pada sore dan malam hari, itupun dengan sarana yang sangat terbatas.

Dalam kata sambutannya ketua Yayasan Mardi Waluyo, Kastri sangat terkesan dengan dedikasi, semangat dan kerja keras layanan terhadap anak Pasar Johar yang dilakukan oleh Rumah Pintar (Rumpin) BangJo PKBI Jateng. Sejak perkenalannya dengan pengurus dan kegiatan Rumpin, secara rutin telah diprogramkan kunjungan dan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Yayasan Mardi Waluyo. Oleh sebab itu bantuan yang dirasa tidak seberapa kali ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Selaku Ketua Yayasan, Kastri merasa senang dapat membantu Rumpin. Ia mengapresiasi konsistensi layanan yang diberikan Rumpin BangJo terhadap anak jalanan yang tidak pernah pudar, sejak lahirnya 1 Agustus 2010 sampai saat ini. Semangat layanan yang tidak kenal lelah yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam Relawan PKBI Jateng ini telah mencuri perhatian Pengurus Yayasan Mardi Waluyo beserta anggotanya. Oleh sebab itu ia mengapresiasi dengan pemberian sebuah perhatian dan penghargaan bagi relawan yang masih menyempatkan diri untuk meluangkan waktu serta perhatian bagi mereka yang terpinggirkan. Karena diera globalisasi dan informasi saat ini harga kepedulian bagi mereka yang miskin dan papa sangatlah mahal.

Kedepan Yayasan Mardi Waluyo mengusukan untuk dapat dibuatkan kelas-kelas yang lebih spesifik sesuai dengan usia anak-anak dampingan Rumpin Bangjo. *** (antonius juang saksono)

Sebarkan

Tinggalkan Komentar